DIRGAHAYU IKATAN PEKERJA SOSIAL PROFESIONAL INDONESIA

358

Rilis:

Momentum 73 tahun Indonesia merdeka tidak terlepas dari kontribusi nyata setiap insan untuk kejayaan sebuah bangsa. Semua bersepakat untuk merawat dan menjaga Indonesia dengan kemewahan serta keberagamannya. Begitu juga ketika 18 Agustus kemarin, Indonesia sebagai tuan rumah ASIAN Games 2018 membuka secara resmi perhelatan olahraga terbesar kedua didunia. Banyak orang takjub dan terharu menyaksikannya. Mempersembahkan keistimewaan Indonesia, yang membuat semua negara terkesima dan mengapresiasi. Sebuah kado Indonesia untuk seluruh delegasi negara yang hadir pada ASIAN Games 2018.

Momentum kebanggaan itu, menyiratkan sebuah semangat kebhinekaan, semangat perubahan, dan semangat kompetisi yang sehat serta bermartabat. Hari ini, kebahagiaan itu semakin lengkap bagi seluruh insan Pekerja Sosial Profesional di Indonesia. Tepat 20 tahun yang lalu, melalui dinamika panjang kemudian disepakati secara mufakat bahwa setiap tanggal 19 Agustus sebagai hari jadi IPSPI (Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia).

Sebagai sebuah profesi, Pekerjaan Sosial merupakan suatu aktivitas profesional yang didasarkan pada keterpaduan kerangka pengetahuan, keterampilan dan nilai yang bertujuan membantu dan memberdayakan individu, keluarga, kelompok, masyarakat dan organisasi sosial dalam rangka meningkatkan dan atau memulihkan keberfungsian sosial yang memungkinkan mereka dapat mengembangkan segala sumber dan potensi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial mereka.

Sebagai aktivitas profesional, Pekerja Sosial Profesional berangkat dari empat  prinsip dasar yang  sekaligus merupakan landasan filosofis pekerjaan sosial dalam memberikan pertolongan kepada kelompok sasaran yaitu penghormatan atas hak asasi manusia (HAM), penghormatan atas hak setiap orang untuk  menentukan jalan hidup sendiri, pemberian jaminan bagi setiap orang untuk  memperoleh kesempatan  yang sama, dan perwujudan tanggung  jawab sosial bagi sesama manusia.

Landasan filosofis yang pada dasarnya memperkuat penegakan Ideologi Negara Republik Indonesia, yaitu Pancasila, dirumuskan dalam tujuan nasional bangsa Indonesia, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Dengan landasan fisolofis dimaksud, maka Profesi Pekerjaan Sosial menjadi salah satu profesi yang ikut bertanggung jawab dalam mengupayakan keberhasilan pembangunan nasional.

Sebagai asosiasi profesi, IPSPI memiliki tugas: (1) Mewadahi Pekerja Sosial Profesional di Indonesia, (2) Memberikan rekomendasi  sertifikasi dan izin praktik (lisensi) bagi Pekerja Sosial Profesional, (3) Membela dan memperjuangkan hak dan kepentingan Pekerja Sosial Profesional  dalam melakukan tugas pelayanan pekerjaan sosial, (4) Memberikan perlindungan kepada Pekerja Sosial Profesional dan penerimaan layanan Pekerjaan Sosial, (5) Menetapkan standar praktik dan pelayanan Pekerjaan Sosial, (6) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pekerja Sosial Profesional Indonesia demi pencapaian suatu praktik yang semakin meningkat, (7) Meningkatkan kualitas Pekerjaan Sosial melalui kerjasama antara anggota maupun dengan organisasi keilmuan dan profesi lainnya di dalam maupun di luar negeri.

Di usia 20 tahun ini, kiranya seluruh Pekerja Sosial di Indonesia mendapatkan kado istimewa berupa Undang-undang Praktik Pekerjaan Sosial yang telah masuk dalam Badan Legislasi Nasional di DPR RI. Semoga perundangan tersebut segera rampung, untuk memperkuat praktik dan layanan profesional bagi masyarakat Indonesia pada khususnya. Semoga saja, dan kita terus mendukung hingga akhir!

Dirgahayu IPSPI Ke-20!  Jayalah, Jayalah, Jayalah selalu Pekerja Sosial Indonesia!

Dr. Mariana, M.Si (Ketua DPD IPSPI DKI JAKARTA)

Maykel I.S. S.Sos, M.Sos (Wakil Ketua DPD IPSPI DKI Jakarta)