Serial Twitter Karir Pekerjaan Sosial

443
  1. Jessica Ritter PhD, seorang associate professor University in Forest Grove, Oregon mengatakan “Social work is an extraordinary profession, but it is not for everyone.”
  2. Untuk sukses dalam memiliki karir sebagai Peksos harus memiliki Nilai, Etik, Kualitas, Pengetahuan dan Keterampilan Praktik yang baik.
  3. Peksos merupakan salah satu dari 8 karir terbaik (Wall Street Journal, 2006), memberikan pelayanan dibanyak area baik yang privasi maupun publik.
  4. Seperti di Sekolah, sebagai koreksional pada bagian hukum, bidang kesehatan, sistem kesejahteraan anak, pelayanan sosial & fasilitas kesehatan.
  5. Juga fokus kepada individu, keluarga, grup dan komunitas.
  6. Lalu apa saja lapangan kerja yang menjadi karir Pekerja Sosial?
  7. Karir dalam bidang Kesejahteraan Anak: sebagai Petugas Sosial perlindungan anak, layanan perlindungan anak, investigator sistem perlindungan anak, (cont)
  8. Sebagai petugas sosial penguatan keluarga, perawatan bagi anak, petugas sosial dalam Adopsi & Perawatan cepat, Peneliti kesejahteraan anak, advokat.
  9. Karir dalam bidang Pendidikan/Sekolah; sebagai Peksos Sekolah, Pendamping sekolah komunitas, konselor sekolah, pembuat program Day Care.
  10. Program pendidikan khusus layanan sosial, pembuat program keaksaraan & disabilitas di sekolah.
  11. Karir dalam bidang lingkup orang dewasa/orang tua; sebagai Pendamping Lansia, petugas perlindungan layanan orang dewasa, Koordinator program, Manajer kasus pada program Lansia.
  12. Sebagai Psychogeriatrics, sebagai analis & pembuat peraturan perawatan Rumah Sakit, Pengawas, Pekerja Rumah Kesehatan Sosial, Peksos Klinis, Peneliti kebijakan, dan PNS.
  13. Karir dalam bidang Kesehatan; Peksos Rumah Sakit, Peksos di divisi Pediatric Nephrology, Peksos Gawat Darurat, Peksos Kesehatan Masyarakat.
  14. Peksos Rehabilitasi Sosial, Spesialis Kebijakan Kesehatan, Pelatih Peksos dalam bidang kesehatan.
  15. Karir dalam bidang Kesehatan Mental & Napza; Peksos klinis, Koordinator tim affetive disorder, Peksos dalam lingkup kelompok, Peksos Napza, Peksos isu Militer (veteran).
  16. Karir dalam bidang Intervensi Krisis; dalam bidang Manajemen darurat bencana, Manajer kasus, Koordinator bantuan & pengembangan, Konselor kekerasan dalam keluarga, penasihat dalam kekerasan seksual, advokat kebijakan.
  17. Karir dalam bidang Peradilan pidana & Hukum; Advokasi, bekerja di pusat interdisipliner untuk Keluarga & Anak.
  18. Sebagai petugas percobaan, Pejabat Lembaga Permasayarakatan, Spesialis perawatan LP, Penasihat pada kelompok (Genk), Peksos keluarga, Peksos koreksional, petugas sosial pendamping.
  19. Karir dalam Pekerjaan sosial Forensik; Evaluator kesehatan mental, spesialis mitigasi, Peksos forensik.
  20. Karir sebagai Peksos Internasional & HAM; pada bidang Immigrant & pengungsian, bidang perempuan, bidang pemukiman, Analis kebijakan imigrasi, Peksos Bantuan Bencana, Pekerja HAM.
  21. Bekerja pada PBB (UNICEF, UNDP, UNFPA, dll).
  22. Karir dalam bidang Kemiskinan; sebagai peneliti kemiskinan, Petugas sosial bantuan sosial, petugas sosial penjangkauan, pendamping komunitas.
  23. Karir dalam bidang Politik; sebagai Senator, Analis kebijakan & Undang-undang, legislatif, Organizer lapangan.
  24. Karir dalam Praktik Komunitas; Perencana Komunitas, Pengembang Komunitas, Pembuat program pengorganisasian komunitas, Peksos Urban.
  25. Karir dalam bidang Organisasi Pelayanan Kemanusiaan (NGO); Administrator, Direktur Eksekutif, Manager Program, Konsultan Organisasi, PR/ Media Relation, Direktur Pelayanan Relawan, Fundraiser, Penulis & Peneliti.
  26. Karir dalam bidang Akademik dan Riset; sebagai peksos bidang riset, Dosen, Direktur spesialis program.
  27. Karir diluar Peksos; sebagai Novelist/ jurnalis, Pembuat film dokumenter, consultant coorporate, HRD, bidang Resolusi konflik & mediasi, Ombudsman, Konsulan & Entrepreneur.
  28. Karir diatas adalah karir yang dimiliki dan diisi oleh pekerja sosial di dunia.
  29. Di Indonesia juga demikian, meskipun belum semua lingkup pekerjaan serupa diisi oleh Pekerja Sosial.
  30. Meskipun di beberapa undang-undang telah memuat Peksos sebagai pendamping & salah satu dari profesi yang dapat menyelesaikan permasalahan sosial.
  31. Akan tetapi asosiasi profesi masih terus mengadvokasi, sehingga banyak peksos yang dapat bekerja sesuai dengan bidang profesionalnya.
  32. Yang paling penting adalah para Peksos berusaha untuk memiliki pengetahuan, pengalaman, menjaga profesionalitasnya melalui nilai, etika peksos, dan sikapnya.
  33. Dengan demikian Peksos profesional di Indonesia dapat unggul dan siap berkarya sesuai dgn bidangnya.
  34. Sebab tantangan dalam menghadapi situasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Peksos Indonesia akan bersaing dengan Peksos dari Negara lain.
  35. Oleh karena itu penting untuk mempersiapkan diri & meningkatkan kualitas praktik dan juga pengetahuan, sehingga mampu menjadi yang terbaik.
  36. Demikian serial kultwet kita, terima kasih dan sukses untuk Peksos Indonesia. Viva Social Worker!