KEMENAKER TINGKATKAN DAYA SAING DAN KUALITAS PEKERJA MIGRAN (DIASPORA) INDONESIA MELALUI KERJASAMA GLOBAL

446

Gambar 1: Komunitas Diaspora Indonesia berfoto bersama

Socialworksketch.id – Kementerian Ketenagakerjaan (KEMENAKER) bersama dengan Indonesian Diaspora Network (IDN-Global) dan Komunitas Diaspora Indonesia yang datang dari berbagai negara menyelenggarakan workshop dengan tema, “Peningkatan Daya Saing Bangsa dengan Menciptakan Pekerja Migran (Diaspora) Indonesia yang Berkualitas”, di Royal Kuningan Hotel, Jakarta (13/8).

Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan pihak yang cukup berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Upaya peningkatan daya saing dan kualitas PMI dilakukan untuk menjamin hak kesejahteraan PMI dan keluarganya. Kesejahteraan mereka perlu diperhatikan agar mendapatkan hak yang sama dengan para pekerja domestik. 

Komunitas Diaspora Indonesia berperan penting bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pada kesempatan itu, Kementerian Ketenagakerjaan berharap Komunitas Diaspora Indonesia dapat berbagi informasi dan pengalaman bagi para PMI di masing-masing negara tempat mereka tinggal sehingga ada peningkatan kualitas yang lebih baik. 

“Kami mengundang perwakilan dari KDI untuk membagikan pengalaman dan best practices kepada peserta workshop sekaligus dapat menghasilkan rumusan masukan kepada pemerintah, terkait dengan strategi peningkatan daya saing pekerja kita di negara penempatan,” kata Reyna Usman, Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Kebijakan Publik. 

Isu Pekerja Migran Indonesia (PMI) sangat dinamis dan kompleks. Melalui workshop ini, Komunitas Diaspora Indonesia diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dengan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam upaya peningkatan daya saing dan kualitas, membangun jejaring bersama perusahaan di negara penempatan, serta perlindungan PMI. 

“Pekerja Migran Indonesia (PMI) saat ini lebih banyak bekerja di sektor non formal karena minimnya skill. Kebijakan KEMENAKER kedepannya akan lebih didorong bekerja di sektor formal. PMI dari kalangan profesional dengan skill memadai dapat meminimalisasi adanya permasalahan ketika bekerja di luar negeri,” kata Eva Trisiana, Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN), KEMENAKER.

Kegiatan workshop satu hari itu, diharapkan bertumbuhnya kerjasama-kerjasama di berbagai bidang yang dapat memudahkan calon pekerja migran dalam mengakses kerja dan adanya peningkatan kualitas sehingga memiliki daya saing yang tinggi.

Gambar 2: IDN-Global, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Perwakilan Diaspora Indonesia