NAKHODA BARU MENUJU KEJAYAAN PROFESI PEKERJAAN SOSIAL INDONESIA

1602

Gambar 1: Widodo Suhartoyo bersama para peserta Kongres VI IPSPI

Socialworksketch.id – Perkembangan IPSPI (Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia) tampak terang berderang pada Kongres VI IPSPI (1/9) di Aula Politeknik Kesejahteraan Sosial, Bandung. Sejak 19 Agustus 1998 didirikan, akhirnya IPSPI memiliki kepengurusan tingkat daerah sebanyak 26 wilayah. Dewan pengurus daerah yang hadir pada kongres VI IPSPI sebanyak 25 wilayah yang terdiri dari; DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, NTB, NTT, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Kalimatan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Papua.

Kongres mundur dari jadwal yang ditetapkan. Agenda dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pekerja Sosial karangan Maykel IS dan Flores M. Secara resmi dibuka dengan sambutan ketua OC, R. Dika Permatadiraja, Sp.PS.A dan sambutan Ketua Konsorsium Pekerjaan Sosial Indonesia (KPSI), Drs. Toto Utomo B.S, M.Si.

Presidium sidang dipimpin oleh Dr. Joyakin Tampubolon, Drs. La Tofi, Drs. Luthfi. Sidang komisi terdiri dari komisi AD/ART, Kebijakan dan Program Kerja, Kode Etik, Lisensi dan Sertifikasi, dan Rekomendasi. Dimulai dengan pembahasan tata tertib, penyampaian laporan pertanggung jawaban DPP IPSPI, dan pleno komisi-komisi. Persidangan selesai pada pukul 20.30 WIB, peserta diberikan waktu untuk rehat selama 5 menit dan dilanjutkan dengan agenda pencalonan ketua umum IPSPI. Kongres VI IPSPI memutuskan kepemilikan hak suara dari tiap daerah diwakili oleh satu orang utusan resmi dari DPD IPSPI.

Bursa calon ketua umum IPSPI, memunculkan lima nama termasuk petahana. Kelimanya memiliki latar belakang yang berbeda; praktisi, akademisi dan birokrat. Kandidatnya terdiri dari Dr. Pujiono, MSW, Dr (HC) Drs. Widodo Suhartoyo, MSC, Dr. Didiet Widiowati, Drs. La Tofi, dan M. Ali, Aks, M.Si. Dua puluh lima DPD IPSPI menggunakan hak suara setelah bakal calon ditetapkan dan dinyatakan kesediaannya. Kongres memutuskan perolehan suara yang diterima oleh Pujiono sebanyak 8 suara, Widodo sebanyak 13 suara, La Tofi sebanyak 0 suara. Suara Petahana, Didiet hanya mendapatkan 3 suara dan M. Ali sebanyak 1 suara.

Presidium sidang menetapkan secara resmi Widodo Suhartoyo sebagai pemenang sesuai dengan tata tertib dan ketentuan yang berlaku, dengan jumlah 13 suara. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua umum terpilih, dan pembahasan tim formatur yang akan ditetapkan oleh ketua umum terpilih. Secara simbolis penyerahan bendera IPSPI oleh Didiet Widiowati (Ketua Umum periode 2016-2019) kepada Widodo Suhartoyo (Ketua Umum periode 2019-2022) dilakukan dihadapan peserta kongres. Tepat pada pukul 22.35 WIB, Presidium secara resmi menutup persidangan kongres VI Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia tahun 2019.

Gambar 2: Penyerahan Bendera IPSPI dari Ketua Umum lama kepada Ketua Umum baru

Gambar 3: Ketua DPD DKI Jakarta, Dr. Mariana, M.Si bersama Tim Social Work Sketch