MA’RUF AMIN: APRESIASI TEROBOSAN ATENSI KEMENSOS BAGI EKS PEMULUNG DAN TUNAWISMA

303
Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Ridwan Kamil hadir dalam peresmian Sentra Kreasi ATENSI, Bekasi (18/2) *Foto: Humas Kementerian Sosial

SOCIALWORKSKETCH.ID – Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan terobosan baru dalam membina dan memberdayakan eks pemulung dan tunawisma. Puncaknya, Kamis (18/2) peninjauan rusunawa dan peresmian Sentra Kreasi ATENSI di Balai Karya Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat.

Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil  Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, perwakilan Perusahaan, dan Penerima Manfaat.

“Program ATENSI dapat menjadi salah satu program strategis untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem (extreme poverty) masyarakat yang termiskin yang belum terjangkau layanan sosial dasar” ujar Ma’ruf Amin di Bekasi.

Tidak sampai disitu, Dia juga menyampaikan kesempatan penerima manfaat yang telah dipekerjakan di perusahaan-perusahaan BUMN dengan harapan diikuti oleh perusahaan swasta lainnya.

“Kesempatan kerja yang diberikan kepada eks pemulung dan tunawisma di perusahaan-perusahaan BUMN selayaknya diikuti oleh perusahaan swasta dan perusahaan BUMN lainnya,” kata Ma’ruf Amin.

Tri Rismaharini dalam laporannya menyampaikan bahwa salah satu dampak sosial yang terjadi akibat pandemi Covid-19 adalah banyak masyarakat yang kehilangan tempat tinggalnya.

“Masalah ini kami berikan solusinya dengan membuat Rusunawa untuk tempat tinggal para eks pemulung dan tunawisma, serta membuka lapangan kerja melalui Sentra Kreasi ATENSI,” tutur Risma.

Saat ini Rusunawa akan dibangun di 2 lokasi, yaitu Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi dan Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Bambu Apus Jakarta milik Kemensos. Bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kemensos akan membangun 2 Tower Rusunawa masing-masing 5 lantai dengan daya tampung 100 warga telantar dan kelompok rentan.

Selanjutnya, rusunawa juga akan dibangun di beberapa Balai Rehsos, yaitu Balai di Solo, Medan, Makassar dan Tanjung Pinang pada tahun 2022 serta Balai di Bandung, Palembang, Denpasar dan Kupang pada tahun 2023.

“Alhamdulillah sebelumnya saya yang tidak memiliki identitas, sekarang jadi memiliki identitas. Rencananya kami juga akan diajukan bantuan. Sebelumnya kami pemulung, pembagian bantuan jadi tidak merata, ada yang dapat dan ada yang tidak. Mudah-mudahan cepat tuntas dan semua dapat merasakan manfaat,” ungkap Suhana, Penerima Manfaat.

“Sebelumnya tidak bekerja, saya senang dan berharap dapat segera bekerja. Saya diterima di PT. Waskita,’ ujar Durohman, Penerima Manfaat.

Program ATENSI dan langkah Tri Rismaharini mendapatkan respon langsung dari Penerima Manfaat. Adapun program ATENSI terdiri dari pelatihan vokasional pembinaan kewirausahaan seperti pelatihan olahan pangan (kuliner), pelatihan budi daya ikan air tawar, pelatihan pengelolaan sampah, tanaman hidroponik, ternak ayam, tanaman media tanah dan pelatihan pembuatan komposter. Harapannya, program ini juga menjadi pemicu berbagai pihak terlibat langsung dalam memberikan dukungan layanan sosial yang tepat dan bermanfaat.

Peresmian Sentra Kreasi ATENSI dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Tampak hingga pertengahan acara dihadiri oleh Pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pejabat Kementerian Dalam Negeri, Para Pejabat Eselon I Kemensos RI, Direktur Utama PT. PP Properti, PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, PT. Elang Mahkota Teknologi, PT. Kamadjaja Logistics, PT. Otsindo Prima Raya, Ketua Cortezian Indonesia, Para Ketua LKS dan penerima manfaat.

MENSOS Tri Rismaharini didampingi DIRJEN REHSOS Harry Hikmat memberikan Pengarahan kepada Penerima Manfaat *Foto SWS